Dalam upaya memperkuat keamanan serta Keberlanjutan lingkungan kampus, Direktorat Umum dan Infrastruktur ( DUI ) menyelenggarakan Workshop Kelola Risiko Pohon untuk Dukung Keamanan dan Keberlanjutan Kampus pada Selasa (16/12) bertempat di Gedung Auditorium Satari, Fakultas Kedokteran.
Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam mengidentifikasi, serta mengelola risiko pohon, khususnya di area publik yang memiliki tingkat aktivitas tinggi. Pengelolaan risiko pohon menjadi aspek penting untuk mencegah potensi bahaya, seperti tumbangnya pohon atau patahnya cabang, tanpa mengurangi fungsi ekologisnya.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip dasar kelola risiko pohon, teknik pemeriksaan kondisi pohon, penilaian kesehatan dan struktur, serta strategi pemeliharaan dan mitigasi risiko yang sesuai dengan kaidah lingkungan. Workshop juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan praktik lapangan guna memperkuat pemahaman peserta.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, DUI mendukung konsep green campus dengan mengintegrasikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau di lingkungan IPB.
Kegiatan ini menjadi langkah dan memastikan keberadaan pohon di kawasan kampus tetap memberikan manfaat optimal bagi sivitas akademika, sekaligus meminimalkan potensi risiko yang dapat ditimbulkan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc,. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan risiko pohon dan seluruh bagian tata kelola kampus berkelanjutan, khususnya dalam menjaga keselamatan sivitas akademika serta keberlanjutan ekosistem hijau di lingkungan IPB University.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur Umum dan Infrastruktur dari Akhmad Kosasih, S.E., Beliau menyampaikan bahwa Mekanisme Penanganan Pohon di Lingkungan Kampus IPB dan pengelolaan pohon yang berbasis risiko merupakan langkah strategis untuk meminimalkan potensi bahaya adapun Mekanisme Pelayanan Pemangkasan dan Penebangan Pohon dilingkungan kampus, serta mendukung pengelolaan infrastruktur kampus yang aman dan ramah lingkungan.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang kehutanan, lingkungan, dan manajemen risiko. Prof. Dr. Efi Yulianti Yovi, S.Hut., M.Life.Env.Sc., selaku Wakil Manajer Pusat Informasi dan Inovasi Kehutanan dan Lingkungan, memaparkan Mitigasi Risiko Pohon dalam Ruang Publik Perspektif Konservasi dan K3, Pohon memiliki banyak fungsi penting bagi kehidupan. Dari sisi ekologis, pohon berperan sebagai paru-paru kota yang menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida, sekaligus menyerap berbagai polutan udara sehingga meningkatkan kualitas udara yang kita hirup. pentingnya pemanfaatan data, inovasi, dan pendekatan ilmiah dalam penilaian serta mitigasi risiko pohon di kawasan kampus.
Ir. Budi Purwanto, M.E., selaku Kepala Kantor Manajemen Risiko, menyampaikan terkait kerangka manajemen risiko, identifikasi potensi bahaya, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan secara sistematis dalam pengelolaan aset hijau kampus.
Prof. Dr. Lina Karlina Sari, S.Hut., M.Sc.F., selaku Ketua Program Studi Doktoral PSL IPB, mengulas teknik pemeriksaan pohon, Definisi, Peralatan, Jenis gangguan, cacat pada pohon, tahapan pemeriksaan dan penanganan mitigasi pohon, dalam mendukung kebijakan pengelolaan risiko pohon yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, IPB University berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pengelola dalam mengelola risiko pohon secara profesional, sehingga tercipta lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika, sekaligus meminimalkan potensi risiko yang dapat ditimbulkan.